JAKARTA (DP) — Rencana ekspor Suzuki Ertiga ke Malaysia yang akan dilakukan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) pada tahun ini bisa dipastikan untuk memenuhi permintaan Proton Edar sebagai hasil dari perjanjian kesepakan saling menguntungkan yang telah disampikan CEO Proton Edar Datuk Adbul Harith Abdullah pada pertengahan bulan ini.

Sayangnya, deputy managing SIS Davy J. Tulian belum bisa terbuka ketika dikonfirmasi sejumlah media, Kamis (21/1) kemarin. “Ya, media tahulah. Tapi, maaf saya di sini bukan dalam kapasitas menyampaikan isyu tetang Proton. Lebih baik kita sama-sama menungga pernyataan dari Proton atau Suzuki Jepang,” ucapnya.

Proton Dreza

Proton Dreza

Seperti telah disampaikan, Suzuki Indonesia akan mengekspor Suzuki Ertiga ke Malaysia sebanyak 1.500 unit per bulan dalam bentuk CKD (completely knock-down).

Ini merupakan ekspor Ertiga pertama ke Malaysia, setelah pada tahun-tahun sebelumnya Suzuki Indonesia hanya mengekspor Ertiga ke Filipina, Thailand, Vietnam dan Brunai dalam bentuk CBU (completely build-up).

Sementara itu, dalam pernyataan Proton Edar yang disampikan Abdul Harith pekan lalu, disebutkan pihak Suzuki akan membantu Proton dalam panduan teknis pemasaran, jaringan purnajual, serta proses penggantian merek (rebranded). [dp/GRG]

Sumber